Chat Kami
Pencarian Teratas
Monday, 23 Feb 2026
Salah satu aksesoris yang saat ini wajib ada pada mobil adalah kaca film. Aksesoris ini bisa dipasang di berbagai sisi kaca mobil karena membuat suasana lebih nyaman dan aman saat berkendara. Bahkan, banyak produsen mobil yang sudah memasang kacang film, jadi, Anda tidak perlu membeli kaca film secara terpisah.
Bukan aksesoris yang bisa diremehkan, kaca film mobil punya beragam fungsi yang membuat ini jadi barang penting. Anda bisa cari tahu dengan lengkap di artikel ini tentang apa itu kaca film pada mobil, aturan penggunaan, jenis-jenisnya, cara pemasangan, hingga tips memilih kaca film yang tepat.
Kaca film sendiri adalah lapisan yang ditempelkan ke bagian dalam dari kaca mobil. Lapisan yang ditempelkan ini biasanya berwarna lebih gelap untuk menambah kesan stylish dan elegan dari penampilan mobil. Tujuan lainnya dapat mengurangi intensitas sinar dan panas matahari yang masuk ke dalam mobil. Artinya, suasana dalam mobil akan lebih sejuk jika dipasang kaca film.
Kaca film mobil juga meningkatkan privasi penumpang dan keamanan dalam berkendara, sehingga mengurangi risiko kejahatan. Adanya aksesoris ini sekaligus sebagai perawatan kaca agar lebih tahan lama karena dapat meminimalisir goresan.
Meskipun banyak kegunaan yang bermanfaat, memasang kaca film nyatanya tidak bisa sembarangan. Pemerintah mengatur penggunaannya seperti yang tertera pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) dan PP Nomor 55 Tahun 2012 mengenai kaca film di depan, belakang dan jendela.
Aturan penggunaan kaca film pada mobil ini juga dirinci sebanyak 6 poin dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 439/U/Phb-76 tentang Penggunaan Kaca Pada Kendaraan Bermotor.
Baca Juga: Menghitung Biaya Perawatan Mobil Bekas: Tips Agar Kantong Tidak Jebol
Bagi yang ingin memasang kaca film, terdapat beragam pilihan di pasaran, jadi, Anda harus cermat memilihnya sesuai kebutuhan. Ada berbagai jenis kaca film pada mobil berdasarkan bahan, yang banyak dijual di pasaran.
Dari semua jenis kaca film pada mobil, dyed film, merupakan yang paling populer karena jadi pilihan terjangkau. Terdiri dari lapisan film berwarna yang menyerap panas matahari dan menawarkan privasi. Tetapi perlindungan panas yang ditawarkan rendah dan dapat memudar atau berubah menjadi ungu seiring waktu.
Sesuai dengan namanya, metalized film menggunakan partikel logam untuk memantulkan panas dan sinar UV, serta memberikan kesan kaca yang berkilau. Kaca film ini tahan lama dan tahan gores, tetapi kekurangannya bisa mengganggu sinyal radio, GPS, atau telepon.
Kaca film hybrid memadukan bahan dyed dan metal untuk memaksimalkan aspek positif dan mengurangi aspek negatif dari kedua bahan ini. Hybrid film juga tidak mengganggu sinyal, dan bahkan harganya lebih murah dari metalized.
Kaca film carbon punya performa tinggi yang terbuat dari partikel serat karbon. Fitur tahan panasnya sangat kuat, tidak mengganggu sinyal, warna tidak cepat pudar, dan yang paling disukai adalah tampilannya matte sehingga berpengaruh pada estetika kendaraan.
Kaca film ceramic paling unggul dan harganya paling mahal diantara jenis kaca film pada mobil lainnya, karena dapat menghalangi 99% sinar UV. Menggunakan partikel keramik, kaca film ini tidak pudar, sangat tahan lama, dan tidak mengganggu perangkat elektronik.
Selain berdasarkan bahan, jenis kaca film juga dikelompokkan sesuai fungsi dan fiturnya. Ada beragam pilihan kaca film populer yang sering digunakan pada kendaraan.
Kaca film VLT dapat meneruskan cahaya dari luar ke dalam mobil, artinya kondisi di luar mobil dapat Anda lihat dengan jelas dari dalam, tetapi, orang yang berada di luar tidak bisa melihat ke dalam mobil. Namun, jenis kaca ini kurang mampu menahan sinar matahari yang menyengat.
Kaca UVR unggul dalam membatasi sinar ultraviolet yang masuk ke dalam mobil. Kaca ini dapat menjadi pilihan yang bagus bagi Anda yang merasa tidak nyaman terhadap paparan sinar matahari.
Berikutnya, ada kaca IRR yang memiliki kegunaan untuk mencegah sinar inframerah, yang berasal dari cahaya matahari. Hasilnya, kondisi dalam mobil menjadi lebih sejuk.
TSER merupakan produk premium dengan teknologi tolak panas terbaik dan kejernihan tinggi. Jenis kaca film pada mobil ini cocok untuk Anda yang menginginkan kenyamanan maksimal.
Dengan banyaknya jenis kaca film mobil yang tersedia di pasaran, Anda perlu mempertimbangkan banyak hal sebelum memasangnya. Tips saat memilih kaca film untuk mobil ini dapat membantu Anda mendapatkan produk terbaik.
Setiap jenis kaca film mobil memiliki keunggulan tersendiri, khususnya dalam hal perlindungan sinar matahari. Jika Anda membutuhkan perlindungan ekstra, pilih kaca film yang menawarkan teknologi penolak panas maksimal seperti kaca solar atau bahan keramik.
Namun, apabila pertimbangannya soal budget dan tak masalah dengan cahaya matahari, Anda bisa pilih bahan dyed atau hybrid yang populer.
Tingkat kegelapan kaca film mempengaruhi estetika sekaligus visibilitas saat berkendara. Maka, mengetahui tingkat kepekatan kaca film mobil dan aturan penggunaannya sangat penting.
Untuk kaca bagian depan, Anda bisa memilih kepekatan di angka 20-40% supaya tidak mengganggu pandangan saat mengemudi. Dii bagian samping, bisa Anda pilih kepekatan paling tinggi 40%. Dan pada bagian belakang, kepekatan antara 60% hingga 80%, disarankan sehingga pantulan cahaya tidak mengganggu pengemudi mobil.
Baca Juga: Panduan Memeriksa Interior Mobil Bekas Sebelum Membeli
Pemasangan kaca film mobil biasanya langsung dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman, misalnya di bengkel. Secara teknis proses pemasangan melibatkan beberapa tahap.
Kaca mobil akan dibersihkan secara menyeluruh untuk memastikan permukaannya bebas dari kotoran, debu, maupun stiker mobil yang biasanya di pasang di permukaan kaca. Pembersihan sisa lem lama dapat menggunakan air sabun dan squeegee.
Setelah kaca bersih, pengukuran yang sangat presisi dilakukan untuk menyesuaikan ukuran kaca film dengan kaca mobil. Potong kaca film menggunakan cutter mengikuti bentuk kaca.
Proses pemasangan kaca film biasanya dengan menyemprotkan bagian dalam kaca dengan air sabun secara merata. Lalu, lapisan pelindung (liner) pada kaca film dilepas dan bagian perekatnya disemprot dengan air sabun agar tidak langsung menempel kuat.
Setelah itu, kaca film baru bisa ditempelkan ke permukaan kaca bagian dalam. Posisinya bisa diatur hingga pas dan rapi.
Squeegee digunakan kembali untuk meratakan film dengan mendorong sisa air dan udara dari tengah ke arah luar hingga tidak ada gelembung. Heat gun juga bisa dipakai untuk mengeringkan dan menyesuaikan film, terutama pada bagian kaca yang melengkung.
Sisa kaca film di bagian tepi dapat dipotong dengan cutter secara rapi, lalu lap kaca mobil secara menyeluruh. Hindari menurunkan jendela atau membersihkan kaca dari dalam selama 2-3 hari ke depan agar lem menempel sempurna.
Kaca film mobil jadi aksesori wajib yang punya dua fungsi, yaitu sebagai perlindungan sinar UV dan keamanan, serta estetika. Mengetahui jenis-jenisnya dan aturan pemasangan, Anda bisa menemukan kaca film yang tepat sesuai kebutuhan dan jadi pengendara yang lebih bijak.
Jika Anda mencari kendaraan bekas seperti baru dengan interior dan eksterior yang masih mulus, kunjungi Belanja Mobil untuk dapatkan mobil impian. Platform ini menawarkan kondisi mobil bebas tabrak dan bebas banjir dengan garansi 155 komponen. Menarik, bukan? Jadi, beli mobil bekas berkualitas hanya di Belanja Mobil!