Chat Kami

Pencarian Teratas

Ketahui Seluruh Jenis Lampu Indikator pada Mobil untuk Pengendara Pemula

Monday, 23 Feb 2026

Ketahui Seluruh Jenis Lampu Indikator pada Mobil untuk Pengendara Pemula

Bagi Anda pengendara pemula, ada baiknya mengetahui bagian-bagian mobil yang penting untuk tetap aman saat sedang berkendara. Salah satu bagian yang sering terlewatkan, bahkan bagi pengendara yang sudah pro sekalipun, yaitu lampu indikator mobil atau yang disebut juga lampu dashboard maupun lampu peringatan. 

Lampu indikator memberitahu Anda kondisi mobil secara real-time. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui arti setiap lampu indikator mobil yang sangat membantu dalam mencegah kerusakan lebih lanjut dan menjaga keselamatan Anda di jalan. Pengendara pemula wajib tahu apa itu lampu indikator mobil serta tips memastikan lampu indikator tidak rusak.

Apa itu Lampu Indikator pada Mobil?

Lampu indikator mobil adalah sinyal visual pada dasbor yang mengkomunikasikan status berbagai sistem di mobil Anda. Sederhananya, lampu indikator pada mobil ini jadi penanda jika terjadi masalah pada bagian komponen tertentu di mobil.

Lampu-lampu ini menyala setiap kali Anda menghidupkan kendaraan, memastikan semua sistem aman dan siap digunakan. Jika lampu-lampu tersebut tidak berfungsi, Anda mungkin tidak dapat mendeteksi masalah yang seharusnya diperingatkan oleh sistem. 

Terkadang, lampu indikator mobil tidak menyala ketika kunci kontak sudah diputar, karena bisa jadi ada masalah pada sistem kelistrikan, kunci kontak rusak, sekring putus atau aki mobil kotor. Atau kasus lainnya, jika semua lampu indikator mobil menyala terus, bisa juga karena ada kerusakan di dalamnya. Dengan demikian, Anda sebagai pengemudi pemula perlu mengetahui bagian ini agar ketika berkendara nanti akan lebih waspada dengan keadaan mobil.

Baca Juga: Tips Merawat AC Mobil Agar Tetap Dingin Dan Mencegah Kerusakan

24 Lampu Indikator pada Mobil

Jika Anda tidak memahami arti lampu peringatan, atau memilih untuk mengabaikan, masalah kecil dapat berubah menjadi masalah yang lebih besar dan berpotensi berbahaya. Jadi, ketahui apa saja lampu indikator pada mobil yang perlu Anda ketahui. 

Check engine

Lampu indikator check engine bergambar siluet mesin. Jika lampu ini menyala, berarti ada masalah pada mesin atau emisi, bisa dari tutup bensin longgar hingga masalah serius.

Tekanan oli mesin

Lampu ini gambarnya teko menetes. Kalau sampai menyala, biasanya ada masalah di bagian pelumasan, bisa karena volume oli turun atau sistem pelumasan yang harus diperbaiki.

Temperatur mesin

Lampu temperatur mesin akan menyala jika mesin dalam keadaan terlalu panas (overheat). Jika terjadi, matikan komponen elektronik yang membebani seperti AC atau audio, lalu pinggirkan mobil dan matikan mesin sejenak agar suhu perlahan turun. 

Rem parkir

Lampu berbentuk lingkaran dengan tanda seru di dalamnya ini menyala karena rem tangan masih aktif atau ada masalah di sistem pengereman. Ini menjadi pengingat Anda sebagai pengendara pemula yang sering lupa dan menjalankan mobil saat rem masih aktif. 

Aki/baterai

Jika lampu berbentuk baterai dengan kutub positif dan negatif ini menyala, berarti menandakan masalah pada sistem kelistrikan atau pengisian aki. Misalnya, alternator yang tidak berfungsi, sehingga aki akan kosong. 

ABS (Anti-lock Braking System)

Simbolnya tulisan ABS di dalam lingkaran, yang jika menyala berarti ada gangguan pada sistem pengereman Anti-lock Braking System. Rem masih bekerja, tetapi tanpa fitur ABS.

Airbag

Sangat normal jika lampu ini menyala saat mobil pertama kali dinyalakan. Namun, jika lampu tetap menyala saat mengemudi, mungkin ada masalah dengan salah satu airbag kendaraan.

Seat belt

Indikator ini pengingat kepada pengemudi yang belum mengenakan seat belt. Pada beberapa model mobil, peringatan ditambah dengan bunyi, dimana lampu dan bunyi peringatan baru akan berhenti setelah seat belt dipasang.

EPS (Electric Power Steering)

Lampu indikator ini menyala apabila terdapat masalah pada bagian power steering mobil. Lampu ini akan mati jika masalah power steering ini teratasi dan reset ECU.

Transmisi

Ini menunjukkan bahwa komponen internal girboks telah mencapai titik kritis. Bisa karena beban penarik yang terlalu berat atau level cairan transmisi yang rendah.

Tekanan ban

Simbolnyai dua pertiga lingkaran dengan tanda seru di tengah, dengan gelombang di bawah. Ini bisa menandakan ban yang terlalu kurang atau terlalu banyak angin.

TRC (Traction Control)

Peringatan ini dengan tampilan depan mobil dan ada dua garis bergelombang di bawahnya. Ini menunjukkan sistem kontrol traksi atau stabilitas sedang aktif atau mengalami gangguan.

Washer fluid reminder

Ikon cairan pembersih kaca digambarkan sebagai kaca depan dengan semburan air. Indikator ini menyala apabila air wiper yang tertampung pada reservoir sudah mau habis.

Lampu pintu mobil

Ikon pintu terbuka biasanya berupa gambar dari atas kendaraan dengan satu atau dua pintu terbuka. Maka, segera tutup pintu atau bagasi dan Anda siap melanjutkan perjalanan.

Lampu bahan bakar

Indikator bahan bakar rendah menampilkan ikon pompa bahan bakar. Ini berarti bahan bakar Anda hampir habis dan saatnya untuk mengisi bensin.

Lampu kabut

Lampu kabut (fog lamp) dirancang untuk digunakan dalam kondisi berkabut, hujan deras, atau cuaca buruk lainnya. Jika lampu tidak menyala meski sudah diaktifkan, berarti ada kerusakan.

Headlights (lampu depan)

Headlights digunakan untuk mengetahui apakah lampu depan dan belakang Anda menyala atau mati. Jika simbol tersebut menyala di dashboard, berarti lampu utama Anda menyala.

Lampu sorot/jauh

Indikator lampu sorot atau lampu jauh berfungsi saat Anda ingin memperingati kendaraan lain atau sedang berkendara di tempat gelap. Di mobil model terbaru, lampu ini sudah AUTO, jadi tidak perlu manual untuk menyalakannya lagi. 

Lampu sein

Jika indikator ini menyala atau berkedip, itu berarti lampu sinyal (sein) sedang bekerja. Lampu ini memberikan sinyal kepada pengemudi lain tentang niat pengemudi untuk berbelok.

Peringatan starter mobil 

Peringatan starter mobil (ignition switch) menyala apabila terdapat masalah pada sistem kunci mobil. Entah karena masalah sistem kelistrikan atau kerusakan pada bagian sistem starter.

Lampu key/Immobilizer

Lampu ini menandakan sistem keamanan mobil sedang aktif. Jika lampu ini berkedip saat mencoba menyalakan mobil, bisa jadi ada masalah dengan sistem immobilizer, seperti kunci yang tidak terdeteksi dengan benar.

Eco lamp

Indikator ini memberikan informasi mengenai efisiensi berkendara Anda. Lampu ini biasanya akan menyala saat kendaraan Anda berjalan dalam mode hemat energi.

Lampu ventilasi udara mobil

Indikator ini menunjukkan status atau kondisi sistem sirkulasi udara dalam mobil. Lampu ini menyala saat sistem ventilasi dalam kendaraan aktif atau ada masalah dengan sistem tersebut.

Lampu hazard

Anda menggunakan lampu hazard untuk memberikan peringatan kepada pengemudi lain bahwa kendaraan sedang dalam kondisi darurat atau berhenti di tempat yang tidak biasa. Jika diaktifkan, lampu sein kendaraan akan berkedip secara bersamaan sebagai tanda peringatan.

Warna Lampu Indikator Mobil

Lampu Indikator Pada Mobil
Sumber: Pexels

Lampu indikator mobil menggunakan kode warna untuk menunjukkan status kendaraan. Letaknya sendiri berada di bagian dashboard mobil, lebih tepatnya berada di Multi Information Display (MID).

Merah

Menandakan peringatan sistem keamanan mengemudi, baik adanya masalah serius pada komponen maupun perlengkapan keamanan mengemudi yang belum diaktifkan. Biasanya kondisi rem tangan aktif, rendahnya tekanan oli, serta masalah pada pengereman.

Kuning

Menandakan bahwa terdapat komponen yang aus sehingga perlu diganti atau diperbaiki segera. Meski sifatnya tidak krusial, Anda harus langsung mengeceknya setelah sampai tujuan.

Hijau

Menandakan perintah untuk mengoperasikan komponen tertentu atau memberitahu pengemudi bahwa sistem tertentu sedang berjalan normal. Misalnya, lampu sein atau fitur eco yang aktif.

Baca Juga: Pentingnya Mengetahui Jenis Aki yang Tepat untuk Mobil

Tips Memastikan Lampu Indikator Tidak Rusak

Bagi Anda pengendara pemula yang baru mengetahui pentingnya wawasan mengenai lampu indikator mobil, perawatan kendaraan jadi hal yang wajib diperhatikan. Anda bisa cek tips memastikan lampu indikator tidak rusak.

Pahami arti setiap lampu indikator

Ada baiknya Anda mempelajari tentang lampu indikator yang ada di artikel ini. Dengan memahami fungsi masing-masing indikator, Anda bisa segera menyadari jika ada yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Lakukan perawatan mobil dengan rutin

Perawatan rutin di bengkel resmi untuk mendeteksi potensi kerusakan sensor, kabel, hingga mesin. Ganti oli mesin, filter oli, dan filter udara secara teratur, jangan sampai sistem bekerja terlalu keras.

Periksa kelistrikan

Kabel longgar atau aki yang lemah dapat menyebabkan indikator tidak berfungsi. Jangan lupa

pastikan tutup tangki bensin terpasang dengan benar dan rapat, karena kebocoran uap dapat memicu lampu indikator.

Beli Mobil Bekas Berkualitas Hanya di Belanja Mobil

Apabila Anda mengincar mobil impian, khususnya mobil bekas, tempat beli kendaraan terpercaya jadi hal krusial. Di Belanja Mobil, Anda bisa dapatkan mobil bekas layak pakai karena komponennya masih sehat, termasuk mesin dan kelistrikan sehingga lampu indikator mobil berfungsi semestinya.

Belanja Mobil menawarkan masa garansi hingga 5 tahun pada 155 komponen, termasuk mesin, transmisi, AC, kaki-kaki, sistem pengereman, dan layanan ERA (Emergency Road Assistance). Perawatan dari garansi tersebut baik untuk kualitas mobil, dengan begitu lampu indikator mobil tidak cepat rusak. Jadi, beli mobil bekas berkualitas hanya di Belanja Mobil!